Mencari Konsumen Baru atau Mempertahankan yang Lama
Others

Lebih Sulit Mencari Konsumen Baru atau Mempertahankan yang Lama?

Sebagai seorang penjual apa yang baling sulit kamu kerjakan. Apakah yang paling sulit adalah integrated marketing communication campaigns typically involve, ataukah hal lainnya. Setiap penjual atau produsen akan memiliki kesulatan tersendiri. Karena setiap produsen memiliki bidang yang paling ditekuninnya. Namun kali ini ada sebuah pertanyaan yang cukup membingungkan untuk dijawab para produsen. Seperti apakah pertanyaan itu? Ini dia pertanyaannya. Sebenarnya pertanyaannya sangat singkat dan jelas , namun entah kenapa menentukan pilihan untuk jawaban dari pertanyaan ini sangat membingungkan. Pertanyaan tentang lebih sulit mana mencari konsumen baru atau mempertahankan konsumen yang lama? Sebagian besar para konsumen bingung untuk menjawab pertanyaan ini. Karena mencari dan mempertahankan konsumen memiliki tingkat kesulitan yang hampir sama. Mencari konsumen baru dengan menjelaskan tentang produk yang di tawarkan bukanlah hal yang mudah dilakukan. Sedangkan mempertahankan kepercayaan konsumen juga sama tidak mudahnya. Butuh pemikiran yang sangat ekstra untuk meyakinkan konsumen baru maupun lama. Disini kamu harus bisa berkomunikasi yang baik dengan konsumen. Kamu harus bisa meyakinkan konsumen untuk tetap membeli produk yang kamu tawarkan. Membuat kepercayaan konsumen tetap tertuju pada produk yang kamu tawarkan tidaklah semudah yang diperkirakan. Karena ada sebagian besar konsumen akan bertanya tentang ini dan itu dari produk yang kamu tawarkan. Jika jawabanyang kamu berikan kurang memuaskan atau bahkan kamu tidak bisa menjawab pertanyaan konsumen, maka ada kemungkinan kepercayaan konsumen akan menghilang dan lebih memilih produk yang ditawarkan toko lainnya yang menurut mereka lebih baik.

Jika kamu mencawab lebih mudah mencari konsumen baru maka kamu tidak sepenuhnya benar atau salah. Memang benar jika mencari konsumen baru itu mudah. Kamu dapat menjelaskan produk yang kamu tawarkan kepada konsumen baru dengan panjang lebar dimana dan juga kamu bisa menawarkan produk lainnya, selain itu beberapa produkĀ  yang tengah diskon yang sebelumnya sudah kamu tawarkan kepada konsumen lama. Namun tidak semudah yang kamu bayangkan untuk menarik minat dari konsumen yang baru kamu temui. Kamu belum tau seluk beluk kesukaan dari konsumen baru. Berbeda dengan konsumen yang sudah lama kamu layani, kamu akan dengan mudah mencocokkan apa yang dia biasanya cari. Karena kamu sudah biasa melayani konsumen lama tersebut, sedangkan untuk konsumen yang baru kamu belum tentu tau apa yang diinginkannya dan apa yang cocok dengan yang diinginkan konsumen tersebut. ini merupakan kelebihan dan kekurangan jika memilih mencari konsumen baru dari pada mempertahankan konsumen yang lama. Dan untuk kamu yang menjawab lebih mudah mempertahankan konsumen lama harus mengetahui bahwa membuat keyakinan konsumen menjadi tetap atau permanen tidaklah mudah. Jika kamu memiliki konsumen yang sudah sering dan lama membeli produk yang kamu jual. Maka kamu akan dengan mudah pengetahu apa saja yang diinginkan dan ridak diinginkan. Selain itu, kamu juga bisa merekomendasi produk yang serupa dengan kualitas yang lebih bagus kepada konsumen yang sudah biasa kamu layani. Masih banyak lagi yang bisa kamu berikan kepada konsumen lama, karena terlalu sering melayaninya. Namun kekurangan saat melayani konsumen lam adalah para konsumen lama yang selalu memdapatkan pengetahuan tentang apa yang disampaikan akan mengetahui seluk belum yang cocok dengannya dan jika tidak ada produk baru atau produk yang dicari biasanya akan membuat konsumen lama tidak berminat lagi. Atau konsumen lama akan mencari produsen lain yang menjual produk serupa dengan harga yang lebih baik. Ini merupakan kelebihan dan kekurangannya.

Dengan penjelasan di atas dapat disimpulkan bahwa mempertahankan konsumen lama sama susahnya saat mencari konsumen baru untuk membeli produk yang kamu tawarkan. Sebagai seorang produsen kamu harus pintar dan berpikir kritis untuk kemajuan usaha yang tengah kamu jalankan. Karena jika tidak bisa berpikir kritis, maka konsumen tidak akan datang kepadamu. Sebagai seorang produsen kamu harus bisa memikirkan cara untuk menarik ketertarikan dan minat yang dimikili oleh konsumen untuk membeli produkmu baik untuk konsumen yang baru ataupun yang lama.